BAYAR SPP SENDIRI? WHY NOT!!!!!

0
1779

Sobat kampus pasti dalam mengejar lulus kuliah pastinya membutuhkan uang untuk mengurus baik keperluan kuliah atau kebutuh diluar kampus kan.

mulai dari kebutuhan kost,kebutuhan uuntu membeli buku perkuliahan yang sifatnya rutin sampai kebutuhan itu juga di isi dengan kebutuhan per enam bulanan~SPP.

di umur-umur mahasiswa Seperti kita sekarang rasanya sudah malu jika terus-terusan meminta kepada orang tua.

Maka sebagai mahasiswa kita juga perlu memutar otak untuk bisa tidak tergantung terus kepada orang tua.

SPP (Sumbangan Pembinaan Pendidikan) memang bagi sebagian orang menjadi hal yang mudah untuk mendapatkan dengan segala kecukupannya yang ia Punya, namun tidak sedikit dari sobat kampus yang malah bekerja keras agara bisa melanjutkan Kuliah dan rela untuk melakukan apapun agar SPP bisa terbayarkan.

Berikut tips sederhana yang mungkin bisa sobat kampus lakukan agar bisa membayar SPP sendiri.

Bagi mahasiswa bekerja dengan usaha sendiri lebih menyenangkan dan jadwal bekerja dapat diatur sesuai keinginan sendiri. Mahasiswa dengan ilmu dan kreatifitasnya yang tinggi seharusnya lebih siap menjalankan usaha sendiri. Dibanding dengan mereka harus berebut pekerjaan bersama ribuan pengangguran yang ingin mencari kerja.

Banyak berbagai jenis usaha agar tabungan bisa terisi  yang dapat dilakukan oleh mahasiswa untuk menambah penghasilan mereka atau sekedar mengisi waktu luang yang dapat menghasilkan keuntungan. diantaranya adalah :

Mahasiswa Pebisnis

 

1.Berjualan. Mahasiswa bisa memulainya dengan berbisnis dari hal yang kecil hingga yang besar. contohnya merchandise kampus.seperti @Usustore karya mahasiswa USU dari administrasi Negara Dan Teknik Kimia USU yang sudah malang-melintang produknya di seluruh Civitas akademika USU hingga alumni yang sudah tersebar di indonesia dan dunia.

salah satu contoh produk USU STORE
salah satu contoh produk USU STORE

2.Bisnis jasa. Mahasiswa dapat memanfaatkan keahlian yang dimiliki seperti membuka jasa rentalan, print data, servis elektronik, cetak poser, dan desain Dan instal Laptop.

 

3.Bisnis online. Misalnya saja jadi blogger, internet marketer, affiliiate / reseller. Untuk menjadi reseller merupakan hal paling mudah. Mahasiswa hanya perlu mencari penjual besar untuk kemudian mejual kembali produk dagangannya. Yang banyak terjadi sekarang adalah reseller online shop. Dengan cara ini bahkan mahasiswa tak perlu susah untuk bertemu dengan penjualnya.

 

Untuk memulai bisnis, mahasiswa perlu mempromosikan bisnisnya untuk menyebarkan informasi, mempengaruhi/membujuk, dan mengingatkan konsumen agar membelinya.

Promosi dapat dilakukan dengan cara beberapa cara, diantaranya :

a)Promosi dimulai dari orang terdekat
Sebagai awal, mahasiswa dapat memulai memasarkan bisnisnya kepada teman-teman, tetangga, dosen, atau staf kampus. Dengan promosi seperti ini dengan sendirinya akan menciptakan promosi word of mouth (dari mulut ke mulut). Semakin banyak orang yang mengenal akan semakin besar kemungkinan penjualan.

b)Promosi melalui media sosial
memanfaatkan media sosial seperti Facebook, Twitter, instagram atau Line akan sangat efektif. Yang terpenting mengetahui dimana posisi terbanyak konsumen di media sosial tersebut.

social-media

 

c)Menjalin kerjasama dengan para reseller
Jika produk yang dipasarkan dirasa cukup untuk dijual kembali, ada baiknya membuka reseller. Dengan memberi kesempatan pada orang lain untuk menjadi penjual juga, maka produk yang dijual akan lebih cepat laku dan produk semakin terkenal.

d)Titip jual
Mahasiswa dapat melakukan strategi pemasaran titip jual ke beberapa toko, warung, kantin, atau pusat perbelanjaan yang ada di sekitar tempat tinggalnya. Agar toko, warung, atau kantin bersedia dititipkan produk mahasiswa, kedua belah pihak antara mahasiswa dan toko harus sama-sama diuntungkan dan siap mengalami kerugian ketika barang tidak laku dijual.

e)Membuka lapak di lokasi strategis
Ketika hari liburr, mahasiswa dapat memanfaatkan waktunya dengan membuka lapak dagang ditempat-tempat ramai pengunjung. Misalnya didepan rumah, dipasar dadakan yang biasanya diadakan diakhir pekan. Mahasiswa juga dapat mempromosikannya melalui pameran-pameran yang sedang diadakan, atau di bazar yang sedang diadakan dalam suatu acara.

Cukup sekian Tips untuk bisa bayar SPP sendiri, Masih banyak lagi yang bisa dilakukan agar bisa membayar Spp pakai uang sendiri sobat kampus.

Semoga tips di atas bisa membuka wawasan sobat kampus semua agar semakin gencar mengumpulkan uang untuk membayar SPP sendiri yaah 🙂

Tips yang lain tunggu di postingan berikutnya yaah 🙂

good luck warga USU!!

 

LEAVE A REPLY