Daftar Profesi Lulusan Farmasi

0
3961

Kalau bicara soal Farmasi, maka pikiran kita semua akan mengarah pada obat-obatan,kosmetik, dll. Kenyataanya, Ilmu Farmasi memang membahas tentang obat-obatan dan berbagai hal yang berhubungan dengan obat, bahkan termasuk kimia, biologi, kesehatan masyarakat, bahkan sampai ke manajemen dan pemasaran. Kata farmasi berasal dari bahasa latin, yaitu pharmakos yang berarti sihir atau racun. Kedengaran mengerikan bukan? Memang kalau obat-obatan dikonsumsi secara berlebihan bisa menimbulkan efek keracunan. Nah, disinilah salah satu peranan seorang Farmasis (profesional di bidang Farmasi), menemukan potensi penyembuhan dari suatu bahan dan menakarnya agar bermanfaat secara optimal tanpa menimbulkan efek samping.

anakusu.com

Pada tahun 2014 Dirjen Dikti merilis data yang menyebutkan bahwa jurusan Farmasi adalah jurusan kuliah dengan peminat terbanyak nomor lima di Indonesia. Kenapa bisa demikian? Hal ini cukup wajar sebenarnya, karena farmasi bergerak dibidang kesehatan yang merupakan salah satu kebutuhan hidup manusia yang tidak pernah sepi, selain bidang makanan.

anakusu.com

Pada intinya, bahasan utama dalam perkuliahan Jurusan Farmasi adalah bagaimana cara membuat obat, cara membuat obat tersebut tahan lama, bagaimana cara menemukan senyawa kimia dari berbagai sumber yang berpotensi dikembangkan sebagai bahan obat, bagaimana cara membuat obat-obatan dengan bahan dasar tanaman herbal. Mahasiswa Farmasi akan banyak menghapalkan namanama senyawa kimia, kode-kode obat, nama-nama tanaman seperti di jurusan biologi dan sebagainya. Pada semester awal perkuliahan (semester 1 atau 2), mahasiswa akan menerima kuliah dari bidang-bidang ilmu yang masih umum seperti jurusan-jurusan kuliah lainnya serta mata kuliah dasar atau pengantar Ilmu Farmasi. Misalnya Pancasila, Kewarganegaraan, Agama, Matematika, Bahasa dan lainnya.

langsung saja yuk mari kita bahas PROSPEK KERJA JURUSAN FARMASI itu dimana aja sih?

Farmasi sebagai bagian penting dari bidang kesehatan adalah salah satu bidang industri paling besar di dunia, karena itu jurusan Farmasi juga menjanjikan prospek kerja yang sangat besar bagi lulusannya. Bahkan jurusan farmasi merupakan salah satu jurusan dengan prospek kerja terbesar di dunia. Bagaimana dengan di Indonesia? Tidak jauh berbeda dengan skala dunia, prospek kerja lulusan jurusan Farmasi di Indonesia juga ralatif besar. Sebagai gambaran, berikut ini adala beberapa prospek lapangan kerja bagi lulusan jurusan farmasi.

1. Jadi Pengusaha
Sobat kampus pasti tau dong Gita Adinda Nasution, itu lho alumni Fakultas Farmasi USU yang menemukan obat diabetes yang diberi nama “KOLAGIT”. Nah! Gita berhasil menjadi pengusaha muda yang berhasil dalam dunia farmasi, usianya yang relative muda mampu membuktikan bahwa farmasi juga bisa dijadikan lading nafkah yang baik untuk masa depan.

anakusu.com

Kalo diperhatikan, dalam mendapatkan kerja, farmasi itu gak jauh beda kok sama kedokteran, Semisal kamu kuliah di kedokteran, setelah lulus S1 (S.Ked.), kalo kamu pengen buka praktek, tentu kamu harus mengantongi ijazah profesi dulu biar dapet ijin praktek. Nah, itu sama aja kok kayak farmasi. Setelah lulus S1 farmasi (S.Farm.), kalo kalian mau buka apotek, harus ambil program profesi dulu (Apt.) selama satu tahun, setelah itu mengucapkan Sumpah Apoteker, barulah kalian bisa dapet ijin praktek buka apotek. Nah ini gunanya kalau kalian mau buka apotek sendiri.

2. Bekerja di Perusahaan Multinasional
Banyak sekali perusahaan-perusahaan multi nasional yang membutuhkan lulusan farmasi, terutama yang bergerak dalam industri obat-obatan seperti Kalbe Farma, Kimia Farma, Bio Farma, Mead Johnson, Bintang Toedjoeh, Bayer, dan perusahaan yang bergerak di bidang industri makanan seperti Indofood, Wingsfood, Orang Tua grup, Yakult, Amerta Indah Otsuka, dan lain-lain. Industri lain yang cukup potensial dimasuki oleh lulusan jurusan farmasi adalah industri kosmetik seperti wardah ( PT.Paragon), Martha Tilaar, dll.

3. Menjadi Profesional dalam bidang pendidikan
Tenaga Pendidik dan Peneliti Farmasi Profesi dosen adalah salah satu peluang bagi lulusan jurusan Farmasi, namun seperti jurusan kuliah lainnya, saat ini dibutuhkan gelar master untuk menjadi dosen. Selain mengajar, dosen farmasi juga bisa menjadi peneliti berbagai potensi tanaman obat yang masih relatif melimpah di Indonesia. Usaha penelitian ini sangat mendesak dilakukan karena kondisi biodiversitas di Indonesia semakin berkurang dengan kerusakan alam dan hutan. Lulusan jurusan farmasi juga bisa bekerja di badan penelitian pemerintah seperti LIPI dan Balitro, namun mungkin peluang di lembaga ini relatif terbatas. Sebagai tenaga pendidik, lulusan jurusan farmasi juga bisa mengajar di sekolah-sekolah kejuruan bidang farmasi.

Demikianlah sedikit pandangan tentang prospek pekerjaan lulusan farmasi setelah lulus, namun tidak bisa dipungkiri bahwa masih banyak pekerjaan yang bisa didapat oleh lulusan farmasi selain pekerjaan diatas yaa, sob!

LEAVE A REPLY