Enam Cara Hindari Lowongan Kerja Palsu di Internet

0
893

anakusu.com-medan : Sobat kampus, Mencari kerja lewat internet sudah jadi tren. Kini para job seekers tidak perlu lagi keluar masuk kantor dengan menjinjing map berisi CV karena semua perusahaan lebih suka menginformasikan lowongan kerja di internet dan menerima aplikasi lamaran juga lewat jalur online.

Tidak heran banyak sekali lowongan kerja yang bisa kita ditemukan baik lewat mesin pencari atau situs-situs lowongan kerja. Sayangnya, fenomena ini mulai sering dipergunakan oleh oknum nakal untuk menipu para pencari kerja.

Agar tak terjebak, berikut enam strategi jitu untuk menghindari jebakan lowongan kerja palsu di internet.

 

1. Selalu Cek Perusahaan

Jangan sembarangan mengirim lamaran setiap ada perusahaan yang membuak lowongan. Cari tahu lebih dahulu tentang info-info mendasar perusahaan tersebut, seperti sejak kapan didirikan, apa bisnisnya, di mana alamatnya, dan pastikan ini adalah perusahaan yang nyata dan terpercaya.

Lebih aman lagi jika Anda melamar langsung melalui website perusahaan tersebut.

 

2. Ada Iuran? Tinggalkan!

Tidak satu pun perusahaan yang menarik bayaran dari calon karyawannya. Jadi kalau ada perusahaan yang Anda lamar lewat online menghubungi dan meminta sejumlah uang, jangan Anda pedulikan. Sudah pasti itu hanya akal-akalan saja.

 

3. Cari Lewat Situs Terpercaya

Untuk menghindari penipuan, pastikan hanya mencari lowongan kerja melalui situs atau website terpercaya di Indonesia seperti Jobs.ID, dll .Selain mudah diakses, job portal seperti ini biasanya juga menyediakan informasi tentang perusahaan yang menyediakan lowongan pekerjaan, dan bisa membantu menyalurkan CV kamu ke perusahaan yang membutuhkan, terutama jika kamu mendaftar menjadi member.

Oh ya, jangan khawatir data pribadi kamu tersebar, karena situs pencari kerja profesional biasanya akan menjaga kerahasiaan member dan lamarannya.

 

4. Cek Alamat Email HRD

Periksa alamat email penerima lowongan. Kebanyakan perusahaan akan menggunakan domain email sesuai nama perusahaan dan bukan email gratis seperti @yahoo.com atau @gmail.com.

 

5. Cek Lokasi Perusahaan

Mengetahui secara tepat alamat perusahaan merupakan hal yang penting untuk menghindarkan diri dari lamaran kerja di perusahaan fiktif. Jika lokasi kantor tak terlalu jaug, akan lebih baik lagi jika Anda melihat langsung ke lokasi untuk memastikan ulang.

 

6. Hati-Hati dengan Iklan yang Mengumbar Janji Muluk

Jangan mudah tergiur dengan lowongan yang menawarkan gaji besar dengan pekerjaan santai. Sebaiknya berpikir secara rasional sebelum mengambil keputusan. Tentunya setiap karyawan bergaji besar akan mempunyai tanggung jawab dengan pekerjaan yang dilakukannya.

 

kita memang butuh pekerjaan sobat kampus, tetapi jangan sampai jadi korban penipuan hanya karena tidak hati-hati saat melamar via online.

sumber : qerja.com

 

 

LEAVE A REPLY