Fandy Matondang, Sukses Berprestasi dan Menghasilkan Rezeki di masa muda

Fandy Matondang, Mahasiswa Universitas Sumatera Utara jurusan AgribisnisFakultas Pertanian. Kerap kali diundang pada event-event di Kota Medan membuat Fandy banyak dikenali oleh anak-anak muda. Tak hanya itu saja sukses dengan segudang prestasi, saat ini Fandy sedang menjabat sebagai Duta Generasi Berencana (GenRe) Sumatera Utara. Lelaki berusia 22 tahun ini bertugas untuk menyebarkan program GenRe yang berupaprogram yang mengedepankan pembentukan karakter bangsa di kalangan generasi muda. Mengajarkan remaja menjauhi Pernikahan Dini, Seks Pranikah dan penyalahgunaan narkoba agar menjadi remaja yang produktif dimasa mendatang. Dengan kepandaian Public Speaking dan wawasan luas yang dimilikinya, Fandy berhasil mencetak prestasi berskala nasional. Fandy membawa gelar juara 2nd Runner Up 2 Duta GenRe Indonesia dan Duta GenRe Indonesia Best Social Media Inspirator. Tak ada prestasi yang tak diperoleh dari berbagai pengalaman dan kerja keras. Sebelumnya Fandy pernah mengikuti ajang emilihan Duta Bahasa dan Duta Mahasiswa USU. Sebagai pemula yang belum pernah mengikuti ajang kedutaan kota Medan, Fandy berhasil meraih juara 4th Runner Up Duta Bahasa Sumatera Utara dan menjadi Duta Bahasa Favorit Sumatera Utara tahun 2017.

Berprestasi dimasa perkuliahan tidak membuat Fandy tinggi hati. Fandy tetap menjadi seseorang yang ramah dan mudah bergaul bagi teman-temannya. Selain berhasil meraih prestasi, Fandy mulai membuka usaha. Anak ke 6 dari 9 bersaudara ini bertekad tidak ingin untuk membebani keluarganya dalam hal ekonomi. Di kota kelahirannya Rantau Prapat Fandy mempelopori usah aevent organizers (eo) yang banyak dipakai untuk acara pernikahan. Fandy yang memiliki banyak koneksi di kota medan dan kota kelahirannya karena prestasinya, ia manfaatkan untuk membuat sebuah usaha. Sebagai Founder eo dan rumah hantaran yang terletak di Kabupaten Labura, Fandy tak pernah meminta uang lagi kepada orang tuanya.

Fandy berkata, “sekarang remaja ada 66jt jiwa kalo kita ga bergerak kita bakalan jadi sampah di 66jt itu. Usia produktif sama-sama bekerja untuk mempersiapkan diri untuk Negara, ambil peran untuk lebih produktif lagi dan bermanfaat bagi Negara bukan jadi tanggungan Negara.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *