Kado Terindah Untuk Elektro

0
1838

“Apa yang bisa kami berikan di ulang tahun yang ke-50 tahun Teknik Elektro?” Pemikiran inilah yang menumbuhkan rasa semangat Rio dan kawan-kawannya untuk terus memberikan karya terbaik untuk tempat mereka menimba ilmu.

Datang, duduk menerima materi perkuliahan, mengerjakan tugas, praktikum, dan kemudian pulang adalah hal yang pada umumnya dilakukan oleh mahasiswa. Banyaknya tugas membuat mahasiswa tidak tertarik untuk melakukan kegiatan kampus lainnya di luar jam perkuliahan. Namun, tidak dengan Rio mahasiswa Teknik Elektro Universitas Sumatera Utara ini. Banyaknya tugas dan padatnya jadwal perkuliahan dan praktikum bukanlah menjadi penghalang untuk menghasilkan sebuah karya. Bermodalkan ilmu yang telah didapat sepanjang perkuliahan, Rio mulai melirik hasil karya mahasiswa teknik elektro dari universitas-universitas lain.

Mobil listrik! Itulah ide yang terlintas di pikiran Rio setelah melihat beberapa referensi di internet lalu mulai mencari tahu mengenai pembuatan mobil listrik dan mulai sharing kepada beberapa teman di kampus untuk memulai pembuatan mobil listrik ini. Rio mendapatkan dukungan dari tujuh orang temannya yang kemudian bertambah lagi menjadi delapan belas yang membentuk menjadi satu tim. Tim ini kemudian di beri nama Asatama yang berasal dari dua suku kata yaitu “asa” yang berarti agar atau supaya dan “tama” yang berarti pantas atau bisa. Makna dari Asatama sendiri adalah agar mobil listrik mereka ini bisa atau pantas dibawa ke tingkat internasional.

Banyak kesulitan yang dialami tim ini ketika diawal pengerjaan mobil listrik ini. Namun, dengan semangat yang mereka miliki dan dukungan dari para dosen serta alumni menumbuhkan semangat yang lebih lagi untuk menyukseskan mobil listrik ini. Sebagai sebuah tim yang baru, informasi mereka mengenai mobil listrik juga masih minim. Tetapi mereka tak kehabisan akal untuk tetap terus menyelesaikan mobil ini. Mereka tak segan meminta bantuan dan petunjuk kepada tim Mobil Horas yang sudah lebih dahulu muncul. Walaupun sudah menjadi lebih senior di bidangnya tim mobil Horas tetap memberikan bantuan sebisa mungkin buat Asatama.

Meskipun masih baru, tetapi Asatama memiliki tekat yang bulat untuk mencapai tujuan mereka yang sesuai dengan makna nama tim ini. Ini dibuktikan dengan berhasilnya mereka mengantongi peringkat kelima dalam kompetisi pertama mereka dalam Indonesia Energy Marathon Challenge (IEMC) yang berlangsung mulai tanggal 16-19 Oktober 2014 lalu di Surabaya. Ini adalah sebuah prestasi yang cukup membanggakan untuk tim ini juga untuk universitas. Dimana seperti yang kita ketahui bahwa Tim Asatama adalah tim mobil listrik pertama di Sumatera Utara.

Jika dalam kompetisi IEMC yang lalu mereka membawa satu mobil saja dan berhasil mengantongi peringkat kelima, maka tahun ini tim Asatama sendiri berencana untuk menambah satu jenis mobil lagi dalam kompetisi yang akan mereka ikuti. Mereka berharap dalam kompetisi kali ini mereka bisa mengantongi peringkat tiga besar. Karena prestasi mereka kali ini akan mereka persembahkan untuk ulang tahun teknik elektro yang ke-50. Karena menurut mereka mobi listrik adalah salah satu cita-cita dari mahasiswa teknik elektro USU sejak dahulu, tetapi karena beberapa faktor baru saat inilah mobi listrik ini berhasi menjadi kenyataan bukan lagi sekedar mimpi. “Kami akan melaunching mobil kedua kami ketika perayaan ulang tahun teknik elektro sebagai kado terindah di tahun ke-50 jurusan kami” kata Rio.

Penulis: Megawati Tampubolon

LEAVE A REPLY