Pengabdian Kepada Masyarakat USU : Remaja Medan Melek Media Sosial

0
191

Dalam rangka memenuhi Tri Dharma Perguruan Tinggi, dosen-dosen Ilmu Komunikasi USU mengadakan pengabdian kepada masyarakat dalam bidang literasi media. Pengabdian diinisiasi oleh Dra. Fatma Wardy Lubis, M.A, Dra. Mazdalifah, M.Si., Ph.D dan Yovita Sabarina Sitepu, S.Sos., M.Si. Ada lima sekolah di Kota Medan yang dilibatkan yaitu SMA N 1 Medan, SMA N 2 Medan, SMA Harapan Mandiri, SMA Harapan 3 dan SMK Bimsa Medan.Mengambil judul Pelatihan Melek Media Bagi Siswa SLTA di Kota Medan.

Bentuk kegiatan pengabdian yang dilakukan meliputi focus group discussion (FGD) dan juga pelatihanmelek mediadan sudah terlaksana pada awal juli lalu di kampus FISIP USU. FGD melibatkan 30 orang siswa yang aktif dalam menjabarkan perilaku konsumsi media sosial mereka. Dari informasi yang dikumpulkan didapati bahwa tingkat konsumsi media sosial siswa/i SLTA kota Medan tergolong sangat tinggi dengan minimal enam jam dalam satu hari. Hampir seluruhnya menggunakan media sosial untuk tujuan hiburan dan komunikasi.

Berbekal informasi yang dikumpulkan dalam FGD, pelatihan melek media dilakukan untuk memberi pengarahan pada siswa mengenai perilaku bersosial media yang baik.Intensitas yang tinggi dalam mengakses media sosial menjadi satu kekhawatiran tersendiri akan kemampuan remaja membedakan baik dan buruk dari media sosial. Dengan segala ragam konten yang ada di media sosial, lewat pelatihan ini diharapkan siswa/i dapat memilah konten apa yang baik bagi mereka. Selain itu siswa juga diajak membuat konten yang baik dalam sosial media mereka.

Bukan hanya sebagai media hiburan dan komunikasi, diharapkan media sosial menjadi wadah kreativitas remaja untuk mengembangkan diri. Dalam pelatihan, siswa/i tidak hanya diberikan materi mengenai media dan kemampuan melek media. Mereka juga diajak mendiskusikan konten yang sudah ada di media sosial.

“Kegiatan  bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan bagi generasi muda tentang internet khususnya tentang pengaruh buruk dari internet. Diharapkan siswa siswi yang terlibat memiliki keterampilan  dalam  mengemas  pesan  yang  menariik  dan  positif  di  internet khususnya  media  sosial,  sehingga  mereka dapat terhindar  dari  sasaran  trafficking  dan cyberbullying. Kegiatanini juga  diharapkan  akan  dapat  menghasilkan  generasi  muda,  khususnya  siswa  SLTA  di  Kota  Medan,  yang  memiliki  pengetahuan  tentang  pengaruh  yang  baik  dan  buruk dari internet. Adanya  FGD,  diskusi dan pelatihan  akan mengasah keterampilan  siswa  SLTA  di  Kota  Medan  dalam  memilah  konten-konten  yang  ada  di  internet, terutama  konten  negatif.  Selain  itu  pelatihan  yang  diberikan  ini  akan  membuat  siswa SLTA  di  Kota  Medan  mampu  mengemas  pesan  yang  menarik  dan  positif  di  media sosial,” kata Fatma Wardy Lubis selaku Ketua Pengabdian.

Ilmu Komunikasi menjadi program studi yang tidak dapat lepas dari bahasan media. Maka sudah menjadi kewajiban orang-orang di dalamnya untuk memberikan pengertian dan pemahaman yang lebih baik mengenai media kepada masyarakat luas. Siswa SLTA merupakan kelompok pengguna aktif media sosial menjadikannya kelompok yang tepat untuk dilibatkan dalam pelatihan melek media.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program pengabdian kepada masyarakat yang diadakan oleh Lembaga Pengabdian Pada Masyarakat USU. Program ditujukan kepada dosen-dosen USU untuk mengaplikasikan bidang ilmunya kepada masyarakat. Kegiatan pengabdian ini juga melibatkan dosen dan alumni Ilmu Komunikasi USU sebagai penyampai materi pada FGD dan pelatihan bagi siswa/i.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here