Peringati Hari Air Sedunia, KOMPAS USU Aadakan Penyuluhan Dan Praktek Penyaringan Air Limbah Menjadi Air Bersih

0
311

Menumbuhkan kepedulian terhadap air bersih, melalui moment peringatan Hari Air Sedunia 2017 yang jatuh pada Rabu (22/3), KOMPAS-USU lakukan penyuluhan edukasi lingkungan dan praktek pengolahan air limbah menjadi air bersih di Sekolah Islam Siti Hajar Medan.

Hari Air Sedunia diperingati setiap tanggal 22 Maret, yang bertujuan sebagai bentuk usaha-usaha menarik perhatian publik akan pentingnya air bersih dan usaha penyadaraan untuk pengelolaan sumber-sumber air bersih yang berkelanjutan. Setiap tahunnya pada Hari Air Sedunia terdapat tema khusus, dan tahun 2017 “Waste Water” atau Air Limbah menjadi tema nya.

IMG_6918Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) KOMPAS-USU yang bergerak di bidang kepencintaalaman dan studi lingkungan hidup berinisiasi untuk memperingati hari tersebut dengan melakukan kegiatan penyuluhan edukasi lingkungan bersama seluruh siswa/I kelas 4 SD yang berjumlah sekitar 130 peserta, penetapan anak sekolah dasar sebagai sasaran utama dari kegiatan ini dikarenakan penanaman-penanaman rasa cinta serta sikap peduli terhadap lingkungan perlu dimulai sejak usia dini, sehingga akan terbawa hingga dewasa nantinya.

_MG_6937Selain memberikan materi seputar penggunaan air dalam kehidupan sehari-hari, juga dilakukan kegiatan lomba mewarnai dan praktek pengolahan air limbah menjadi air bersih. Praktek ini menggunakan sistem penyaringan yang paling sederhana dengan alat-alat seperti pasir, kapas, ijuk, kerikil, dan arang. Hal ini agar peserta dapat lebih mudah memahaminya.

Kepala Sekolah SDS IT Siti Hajar Medan, Rahmad Martuah S.Sn M.Pd mengatakan bahwa Seluruh murid merasa cukup senang dengan kegiatan yang telah dilakukan. Meskipun pihak sekolah sudah sering membuat kegiatan yang berwawasan lingkungan, namun pembawaan dan cara penyampaian yang dilakukan mahasiswa sekaligus kelompok pencinta alam tentunya akan memberikan pengalaman baru bagi para murid.

“Harapannya kegiatan ini bisa semakin menumbuhkan rasa peduli anak-anak terhadap lingkungan, mulai dari hal terkecil, gemat air misalnya” tabah nya.

LEAVE A REPLY