Rektor USU Resmi Lepas Mahasiswa USU Peserta Simulasi Sidang PBB ke London

0
1627
Delegasi USU pada ajang LIMUN bersama Rektor USU via Usu.ac.id

Seperti yang kita ketahui bersama dari artikel anakusu.com sebelumnya , bahwa ada 3 Mahasiswa USU yang berangkat ke london untuk mengikuti “London Internasional Model United Nations (LIMUN)” yang mana mahasiswa tersebut adalah Adli Tama Hidayat Sembiring mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), Dwi Citra Pramasari mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) dan T. Alia Nabila juga dari Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik (FISIP). Ketiga mahasiswa USU tersebut dilepas keberangkatanya oleh Rektor baru USU Lho sob.

Pada kesempatan yang dikutip dari usu.ac.id , Rektor baru kita ini dalam melepas 3 Mahasiswa USU yang berangkat ke london didampingi Kepala Humas USU Bisru Hafi, S.Sos, M.Si dan Eko Yudisthira, SH, M.Kn (Dosen Pembimbing) saat melepas keberangkatan mahasiswa tersebut di halaman depan kantor Biro Pusat Administrasi (BPA) USU (Biro Rektor/red), Rabu (17/02/2016).

Ajang ini sendiri akan digelar pada 26 – 28 Februari 2016 di Imperal College London, Central Hall Westminster yang diikuti oleh sekitar 1.500 peserta dari seluruh belahan dunia. Even ini juga diikuti oleh para mahasiswa dari berbagai universitas di London serta universitas lainnya yang berbasis di London.

LIMUN merupakan Konferensi Model dari Sidang PBB yang digelar selama tiga hari dan berlangsung pada setiap tahunnya di London, Inggris Raya. Even ini berlangsung setiap bulan Februari dan dimulai sejak tahun 2000. LIMUN telah memantapkan dirinya sebagai konferensi terbesar di Eropa untuk tingkat universitas yang menyatukan lebih dari 1.500 mahasiswa dan juga beberapa siswa dari Sekolah Menengah Atas untuk memusyawarahkan masalah-masalah global.

Para delegasi nantinya akan membahas permasalahan tingkat global dari berbagai bidang. Mereka dituntut untuk dapat memberikan solusi terhadap berbagai permasalahan itu, dalam sesi ini nantinya Adli Tama akan mewakili negara lain yaitu Yunani di SOCHUM, Dwi Citra mewakili Gabon di SOCHUM, dan T. Alia Nabila akan mewakili Yunani di UNDP.

Para peserta telah menjalani serangkaian seleksi sebelum akhirnya dinyatakan lolos untuk mengikuti ajang bergengsi tersebut, berbagai persiapan pun telah  dilakukan, seperti latihan membuat paper yang benar, hingga latihan berbicara dan mengemukakan pendapat.

FYI, Sobat kampus, akan ada empat penghargaan yang akan diberikan kepada peserta terbaik. Penghargaan yang akan diperebutkan yaitu sebagai “Best Delegate”, “Most Outsanding Delegate”, “Honourable Mentions”, dan “Best Position Paper”.

Para delegasi akan dibagi kedalam beberapa komite dibawah naungan PBB maupun NGO seperti Disarmament and Internasional Security (DISEC), Social, Humanitarian, and Cultural Committee (SOCHUM), Economic and Finance Committee (ECOFIN), The United Nations Office of Legal Affairs (LEGAL), The United Nations Entity For Gender Equality Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO), United Nations Development Programme (UNDP),dan The North Atlantic Treaty Organization (NATO).

Gimana? kamu pengen jadi the next Delegasi LIMUN selanjutnya?

LEAVE A REPLY