Tiga Keputusan yang Dapat Menghambat Sukses Kamu

0
1852
motivasi sukses

Manusia selalu dihadapkan dengan dua pilihan dalam hidup. Kanan atau kiri. Hitam atau Putih. Tetap bergerak maju atau menyerah. Pilihan-pilihan itu harus diambil dengan keputusan yang tepat.

Semenjak lulus bangku SMA, keputusan-keputusan besar dalam hidup, berada di tangan kita sendiri. Hanya sedikit campur tangan dari orang tua dan kerabat dalam proses pengambilan suatu keputusan. Banyak keputusan besar dalam hidup yang sudah kita ambil, seperti pilihan Universitas dan jurusan kuliah setamat SMA.

Sebelum kita melangkah lebih jauh dalam mengambil keputusan-keputusan besar berikutnya, tidak ada salahnya kita banyak membaca tentang bagaimana cara mengambil keputusan yang baik. Bila ada keputusan yang baik dan tepat dalam hidup, berarti ada keputusan-keputusan yang buruk dan perlu dihindari.

Ini dia 3 keputusan buruk yang dapat menghambat sukses kamu:

1. Memilih untuk tidak menjadi pemberani
Menjadi pemberani bukan berarti kamu tidak memiliki rasa takut. Para pemberani selalu menemukan sesuatu yang lebih berharga daripada ketakutan. Contohnya, kamu takut memulai sebuah bisnis. Temukan satu alasan yang melebihi ketakutan kamu tersebu seperti: dengan bisnis kamu dapat membuat kehidupan yang lebih baik untuk keluarga, ingin memberikan sesuatu yang berbeda atau berharap untuk menikmati hidup yang lebih bebas.

2. Memilih untuk tidak mengatakan: “Saya akan”
Seorang atasan suatu kali memberikan tugas biasa kepada bawahannya. Dan bawahannya mengatakan, “Oke. Saya coba.”
Atasan tersebut memberitahukan bahwa kata ‘mencoba’ tidak masalah asalkan bawahannya tidak menyerah dan menyelesaikan tugas itu. Kata mencoba tidak selalu baik, namun dengan mengatakan “Saya akan” persfektif kita terhadap tugas itu akan berbeda. Apa yang sebelumnya terlihat tidak dapat diatasi, tidak lagi hanya sebatas keberuntungan tetapi tentang memanfaatkan waktu, usaha dan kegigihan.
Jadi ketika kita akan melakukan sesuatu, jangan katakan “Saya coba” tapi katakan “Saya akan” dan kemudian lakukan dengan segenap kemampuan untuk mencapai tujuan.

3. Memutuskan untuk tidak meminta maaf
Kita pasti pernah membuat kesalahan, jadi kita memiliki banyak hal yang membuat kita meminta maaf: kata-kata, tindakan, janji yang tidak kita tetapi dan lainnya.
Mari singkirkan ketakutan atau kesombongan kita dan katakan “saya minta maaf”. Dan kemudian kita akan menemukan suatu permulaan yang baru cepat atau lambat.

LEAVE A REPLY